LSM PMP Menduga Tidak Memindahkan UU KIP Hasil Rekrutmen Security

LSM PMP Menduga Tidak Memindahkan UU KIP Hasil Rekrutmen Security

Masyarakat Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Security PT. Pertamina Field Adera, Desak Kejelasan Kuota Putra Daerah
PALI, SUMATERA SELATAN – Proses rekrutmen tenaga pengaman (security) di PT. Pertamina Field Adera yang bekerja sama dengan pihak vendor, PT. Tunas Dana Permata (PT. TDP), menuai sorotan tajam dari warga setempat. Masyarakat menduga adanya ketertutupan informasi terkait pengumuman hasil akhir seleksi yang dilaksanakan pada periode 20 April hingga 26 April 2026 lalu.
Lembaga Swadaya Masyarakat Peduli Masyarakat Pali ( PMP) ,Warga mendesak pihak manajemen untuk membuka data secara transparan, terutama mengenai pemenuhan kuota persentase bagi pekerja yang berasal dari putra daerah asli Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), sebagaimana yang dipersyaratkan di awal proses rekrutmen.

Berdasarkan informasi kami dapat masyarakat/warga lokal di wilayah terdampak operasi, pihak manajemen PT. Pertamina Field Adera, dan PT. TDP selaku vendor pengadaan tenaga kerja. ( Security)

Munculnya dugaan penutupan informasi dan tanda tanya besar dari masyarakat terkait hasil akhir penerimaan security, serta tuntutan kejelasan persentase kuota untuk putra daerah -
Wilayah operasional PT. Pertamina Field Adera, Kecamatan Abab, Kabupaten Pali, Sumatera Selatan sesuai perusahaan pemerintah.( Otonomi Daerah) .

Proses seleksi dan pengumuman yang disorot terjadi pada rentang tanggal 20 April sampai 26 April 2026.

Masyarakat merasa kecewa karena pengumuman hasil dinilai tidak transparan dan tidak mencantumkan rincian keterwakilan kuota lokal. Hal ini dinilai tidak sejalan dengan Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) serta komitmen awal mengenai prioritas pemberdayaan putra daerah.
Kemudian Tuntutan Masyarakat Warga meminta pihak Pertamina Field Adera dan PT. TDP segera memberikan penjelasan resmi ke publik ( pengumuman terbuka ) Mereka menuntut persentase kelulusan putra daerah dibuka secara prosedur guna memastikan apakah persyaratan dan hak-hak warga lokal dalam rekrutmen tersebut sudah benar-benar terpenuhi atau justru terabaikan.
Samapai brita ini di tayangkan sudah menghubungi Via Warshap pihak Field Adera tidak ada jawaban.