Harga Melonjak Tak Wajar di Pasar Kalangan Betung Abab, Warga Desak Dinas Perdagangan dan APH Turun Tangan Sidak Jumat Depan
PALI - Keluhan serius datang dari masyarakat Desa Betung Induk, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Setiap hari Jumat, saat kegiatan pasar kalangan berlangsung, aktivitas jual beli mendadak memanas di tengah kesibukan warga berbelanja kebutuhan pokok. Namun, di balik keramaian tersebut, lonjakan harga sejumlah komoditas dinilai sudah tidak masuk akal dan sangat merugikan konsumen.
Berdasarkan temuan di lapangan, harga barang-barang kebutuhan dan buah-buahan dipatok dengan angka yang terlampau tinggi. Sebagai contoh nyata, buah apel jenis tertentu dijual dengan harga yang sangat mahal, mencapai Rp40.000 per kilogram- di mana dalam satu kilogram hanya berisi 3 hingga 4 buah saja.
Ironisnya, untuk buah apel merah jenis lain, harga normalnya berkisar Rp30.000 per kilogram dengan isi mencapai 6 buah. Perbedaan mencolok ini memicu keresahan mendalam di kalangan pembeli.
"Artinya, semua harga barang di Pasar Betung Induk, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI ini diduga sangat mahal sekali dan tidak berpihak kepada masyarakat kecil," ungkap salah satu perwakilan warga Desa Betung Induk.
Desakan Warga: Dinas Perdagangan dan APH Harus Segera Sidak
Melihat kondisi ekonomi yang kian memberatkan ini, masyarakat Desa Betung Induk mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten PALI, khususnya Dinas Perdagangan, untuk tidak tinggal diam. Warga meminta agar instansi terkait segera turun langsung ke lapangan guna melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap para pedagang nakal yang mempermainkan harga pasaran.
Selain Dinas Perdagangan, masyarakat juga meminta kepada aparat penegak hukum (APH) untuk mengambil langkah tegas yang sama. Langkah sidak gabungan ini dinilai mendesak dilakukan demi melindungi daya beli masyarakat sekaligus memberikan efek jera kepada oknum pedagang yang mengambil keuntungan secara tidak wajar.
Warga Desa Betung Induk, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI, Sumatera Selatan, dengan tegas berharap aksi nyata dari pihak berwenang sudah dapat diterjunkan pada hari Jumat depan.













Komentar
Tuliskan Komentar Anda!